Meski Baru, SMAN 3 Lubuk Basung Sudah Siapkan Jauh Hari Pelaksanaan Simulasi UNBK

Ditulis Oleh : Andri Padrianto | Pada : 14 Nov,2017 15:26:44

Editor : Sang Rajo

Dibaca : 247 kali

Suasana simulasi UNBK di SMAN 3 Lubuk Basung

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Lubuk Basung perdana menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah itu. Meski baru, sekolah yang berada di Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung itu telah siap dari jauh-jauh hari untuk mensukseskannya.

Kegiatan itu tidak hanya dilakukan SMAN 3 Lubuk Basung, tetapi simulasi UNBK tahun ajaran 2017-2018 tersebut serentak dilakukan di seluruh Indonesia, mulai 13 hingga 15 november 2017.

Kepala SMAN 3 Lubuk Basung Drs. Wendrizal, M.MPd, mengatakan, simulasi UNBK akan dilaksanakan tiga kali hingga pelaksanaan UN yang digelar pada 10 sampai 13 April 2018. Pada simulasi I UNBK diikuti 122 siswa-siswi kelas XII, yang terdiri dari 46 siswa jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 76 siswa jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan kegiatan itu berjalan dengan lancar dan aman.

“Alhamdulillah, SMAN 3 Lubuk Basung pada 2017 telah bisa melaksanakan UNBK. Kita sudah matangkan persiapan dua bulan sebelum simulasi dilakukan, ini merupakan bentuk komitmen kita untuk mensukseskan UNBK,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pelaksanaan simulasi hingga hari kedua, tidak ada kendala yang berarti, kemaren hanya ada gangguan dari server pusat, sehingga ujian agak molor beberapa menit. Sedangkan untuk kendala pemadaman listrik, PLN sudah menyatakan komitmen untuk ikut serta dalam mensukseskan UNBK, tidak akan ada pemadaman selama ujian, adapun ada pemadaman listrik kita sudah sediakan genset sekolah.

Lebih lanjut dijelaskannya, syarat agar sekolah bisa menjadi penyelenggara UNBK, harus memiliki instrumen yang lengkap, seperti tersedianya 30% perangkat komputer dari jumlah siswa yang akan mengikuti UN. Ada sekitar 47 unit komputer yang harus disediakan untuk UNBK ini, dan pihaknya telah mempersiapkannya secara mandiri memanfaatkan dana yang ada sesuai juknis kemendikbud.

Menurutnya, sistem UNBK diberlakukan pemerintah pusat agar dapat meredam kecurangan-kecurangan yang selama ini dikeluhkan, serta lebih mengasah kemampuan diri siswa dalam menjawab soal-soal dengan baik.

Kemudahan UNBK pun juga dirasakan peserta simulasi UNBK di SMAN 3 Lubuk Basung. Salah seorang siswa di sekolah itu menyebut, ujian yang dilaksanakan menggunakan komputer lebih mudah dibandingkan ujian menggunakan kertas (UNKP).

“Alhamdulillah sejak simulasi UNBK dihari pertama kemarin tidak ada kendala. Rasanya senang sudah bisa ujian mandiri tanpa bantuan contekan teman-teman, kita juga tidak ribet melingkari lembar jawaban dan kita lebih konsentrasi mengerjakan ujian,” ujarnya.

Dalam simulasi UNBK yang berlangsung selama tiga hari itu, siswa dibagi kedalam tiga sesi ujian. Sesi pertama pukul 07.30 - 09.30, sesi kedua pukul 10.30 - 12.30, dan sesi ketiga pukul 14.00 - 16.00 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran pilihan seperti Fisika, Kimia, Biologi untuk jurusan IPA, dan Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi untuk jurusan IPS. (Tam/AMC)

Komentar