Masyarakat Salingka Danau Harapkan Wilayahnya Dilintasi Pembalap TdS

Ditulis Oleh : Andri Padrianto | Pada : 16 Nov,2017 15:52:40

Editor : Sang Rajo

Dibaca : 9256 kali

Pembalap TdS

Ivent internasional balap sepeda bertajuk Tour de Singkarak (TdS), yang berlangsung pada Sabtu (18/11) hingga Minggu (26/11), bakal melewati beberapa kecamatan di Kabupaten Agam, termasuk Kecamatan Tanjung Raya.

Dengan demikian, jalan salingka Danau Maninjau masuk dari Muko-muko, dan keluar di Pasar Maninjau, via Tanjung Sani, sampai saat ini belum pernah dilalui sepeda pembalap TdS tersebut.

Hal tersebut seperti dikatakan tokoh masyarakat Tanjung Raya St. Malano, dan St. Pangeran, dalam perbincangan di sebuah warung di Pasar Padang Baru Lubuk Basung, Kamis (16/11/).

Menurut mereka, kalau TdS dimaksudkan untuk mempromosikan pariwisata daerah, kawasan yang dimaksudkannya itu juga sangat layak mendapat sentuhan promosi dimaksud.

"Banyak objek yang pantas dilihat wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. Namun, sejauh ini, pihak berwenang di TdS belum memasukan jalur jalan lingkar tersebut sebagai lintasan pembalap," ujarnya.

Dikatakannya, Sungai Batang sampai Pasar Maninjau, terdapat banyak objek yang pantas dipromosikan. Sebut saja Museum Rumah kelahiran Buya Hamka, rumah sastrawan besar Nur St. Iskandar, rumah kediaman Rangkayo Rasuna Said, dan banyak lagi yang lainnya.

Namun sebelumnya, Asisten II Setda Agam, Ir. H. Isman Imran, M.Si, dalam jumpa pers yang digelar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), menyebutkan, jalan yang bisa dilalui pembalap TdS ada kriterianya. Jalan lingkar Danau Maninjau pernah disurvey Tim Teksnis TdS, tapi hasilnya jalan tersebut belum layak dilalui pembalap sekelas peserta TdS.

“Jalannya belum layak tempuh. Kualitas jalan yang layak dilalui pembalap TdS adalah kualitas jalan provinsi, atau jalan yang memiliki kualitas jalan provinsi,” ujarnya.

Jalan lingkar dimaksud kelasnya masih jalan kabupaten. Bila ingin dilalui pembalap TdS, kualitas jalan mesti ditingkatkan, seperti jalan provinsi. Untuk itu, saat ini ia berterus terang, Pemkab Agam belum mampu melakukan hal seperti itu, karena masalah biaya.

“Namun, kita akan berupaya agar dunsanak kita di seberang Danau Maninjau, dapat pula menyaksikan pembalap TdS berpacu melintasi perkampungan mereka,” ujarnya pula. (Tam/AMC)

Komentar