BBPOM Gandeng Pemkab Agam Latih Petugas Keamanan Pangan

11 Jan,2018 16:35:29

Editor : Harmen Chaniago

Dibaca : 113 kali

Konsultasi Publik

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Sumatera Barat siap mengandeng Pemerintah Kabupaten Agam  dalam melakukan pengawasan produk obat dan makanan yang beredar ada diwilayah tersebut.

"Terkait pengawasan dan keamanan pangan, kita siap bekerjasama dan melatih bagi para petugas atau pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Agam guna menangani pengawasan produk obat dan makanan," kata Kepala BBPOM di Padang Drs. Martin Suhendri, saat konsultasi publik rancangan awal RKPD Kabupaten Agam tahun 2019 di aula Bappeda Agam, Kamis (11/01). 

Saat ini, pengawasan pangan sangat penting dalam menciptakan keamanan pangan, dengan melibatkan tiga lapisan pengawasan, produsen, konsumen dan pemerintah. Untuk peran masyarakat dan produsen sangat penting.

"Dalam kondisi seperti ini, kami harap masyarakat dan para pelaku usaha di Agam semakin menyadari pentingnya makanan dan obat-obatan yang aman," katanya.

Ditambahkan, hal itu sesuai dengan Undang-undang No. 18 tahun 2012 pasal 3 tentang penyelenggaraan pangan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia yang memberikan manfaat secara adil, merata, dan berkelanjutan berdasarkan kadaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan. Dan PP No. 28 tahun 2014 tentang keamanan, mutu, dan gizi pangan.

"Dalam melakukan pengawasan pangan dilapangan kita juga melibatkan instansi terkait lainnya, seperti, pihak Kepolisian, Satpol PP, Koperindag, dan lainnya" jelas Martin Suhendri lagi.

Selain itu, untuk jenis pangan yang diawasai berupa pangan segar, pangan olahan, pangan siap saji, dan pangan jajanan anak sekolah, dan pelaku usaha harus bertanggung jawab terhadap keamanan pangan.

" Kami dalam waktu dekat akan melakukan pembinaan dan sosialisasi keamanan pangan bagi pelaku usaha, OPD, dan lainnya," ulasnya.

Sementara itu, Asisten II Pemkab Agam H. Isman Imran mengatakan, forum konsultasi publik ini dapat memperkuat koordinasi antar otoritas keamanan pangan untuk meningkatkan keamanan pangan masyarakat khususnya di Kabupaten Agam.

"Kita harap ini bisa dimasukan pada rumusan awal prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2019," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, forum konsultasi publik RKPD 2019 Agam, juga mengundang narasumber dari Fakultas Pertanian Universitas Andalas - Unand Dr.Ir. Ira Wahyuni Syarfi, MS menyampaikan materi tentang pembangunan wilayah berbasis kawasan. Konsultasi Publik yang berjalan aman dan lancar itu, juga dihadiri kepala OPD Agam, kepala bagian, camat dan unsur terkait lainnya. (jon/AMC)

Komentar